Tampilkan postingan dengan label Tugas Ilmu Sosial Dasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Ilmu Sosial Dasar. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Januari 2012

Tugas 4 Ilmu Sosial Dasar

4.1. Manusia sebagai individu selalu berada ditengah-tengah masyarakat, perilaku individu dalam kelompok ataupun tindakan terhadap orang lain bisa positif atau sebaliknya yaitu tindakan negatif diantaranya: menolong (helping), kerja sama (cooperation), kompetisi (competition), dan konflik (conflict). Buatlah contoh tindakan/perilaku individu yang mangandung makna tersebut diatas minimal masing-masing tindakan satu contoh.

Menolong (helping)
Contoh :
  1. Seseorang yang membantu temannya ketika kesulitan dalam hal pelajaran.
  2. Menjadi relawan dalam proses evakuasi korban bencana alam.
 Kerja Sama (cooperation)
Contoh :
  1.  Ikut berpartisipai dalam pembangunan fasilitas umum di lingkungan tempat tinggal, seperti RT dan RW.
  2. Bekerja sama dalam mengerjakan tugas kelompok.
Kompetisi (competition)
Contoh :
  1. Seseorang sedang berkompetisi dengan temannya untuk menjadi yang terbaik di bidang akademis.
  2. Seseorang yang berwirausaha tentu saja akan berkompetisi agar usahanya bisa disukai oleh masyarakat luas.
Konflik (conflict)
Contoh :
  1. Seseorang yang sedang berdiskusi dengan beberapa temannya, karena adanya perbedaan pendapat satu sama lain dan tidak saling menghormati maka terjadi pertengakaran.
  2. Seseorang yang mempunyai hubungan yang baik dengan sahabatnya, karena ada sedikit salah paham, maka bisa terjadi konflik yang sulit di selesaikan.

4.2. Dalam kehidupan masyarakat selalu dijumpai keadaan yang sangat bervariasi dan dengan keadaan yang tidak sama. Pada sisi lain setiap manusia mengidam-idamkan adanya kesamaan, dalam agama mengajarkan bahwa setiap manusia mempunyai kesamaan derajat. Di badan dunia pun menganggap bahwa manusia mempunyai hak yang dibawanya sejak lahir yang melakat pada dirinya, terbukti adanya Universal Declaration of Human Right.
Tugas anda buat secara deskriptif pelapisan sosial yang ada pada masyarakat dan buat pula apa yang dimaksud dengan kesamaan derajat pada setiap manusia serta jelaskan dengan contoh dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
 
Pelapisan Sosial
Menurut Pitirim A.Sorokin, Bahwa “Pelapisan Masyarakat adalah perbedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat (hierarchis)”. Sedangkan menurut Theodorson dkk, didalam Dictionary of Sociology, bahwa “Pelapisan Masyarakat berarti jenjang status dan peranan yang relatif permanent yang terdapat didalam sistem sosial (dari kelompok kecil sampai ke masyarakat) di dalam pembedaan hak, pengaruh, dan kekuasaan.
 
Contoh :
Di India mengenal sistem kasta, yaitu kasta Brahmana, kasta Ksatria, kasta Waisya, dan kasta Sudra. Kasta Brahmana merupakan kasta tertinggi, yang isinya para pendeta. Kasta Ksatria, yang isinya para bangsawan. Kasta Waisya, yang isinya para pedagang. Kasta Sudra, yang isinya rakyat jelata.
 
Kesamaan Derajat
Setiap orang mendapatkan perlakuan yang sama, baik dalam hak dan kewajiban tanpa terkecuali.
 
Contoh : Berdasarkan pasal 27, 28, 29 UUD 1945 Setiap warga negara berhak menerima penghidupan yang layak, bebas mengeluarkan pendapat, dan bebas memeluk agama sesuai kepercayaannya masing-masing.

Minggu, 25 Desember 2011

Tugas 3 Ilmu Sosial Dasar

Tugas 3
Perspektif perilaku menyatakan bahwa perilaku sosial kita paling baik dijelaskan melalui perilaku yang secara langsung dapat diamati dan lingkungan yang menyebabkan perilaku kita berubah. Perbedaan utama dalam perspektif perilaku meletakkan struktur sosial (makro) sebagai perilaku sosial individu, sedangkan sebagian lebih memandang individu (mikro) merupakan agen yang aktif dalam membentuk perilakunya sendiri.
Coba Anda buatlah beberapa contoh perilaku dalam struktur makro dan mikro, baik peran anda dalam masyarakat atau berdasarkan pengamatan yang ada di sekitar lingkungan kehidupan.

Contoh perilaku dalam struktur makro
Seseorang yang pada awalnya tidak memiliki ketertarikan pada dunia seni, karena lingkungannya memiliki ketertarikan pada dunia seni dan mampu menciptakan karya seni sehingga dia termotivasi untuk mempelajari dunia seni dan berusaha untuk membuat karya seni.


Contoh perilaku dalam struktur mikro
Seseorang yang pada awalnya tidak memiliki ketertarikan pada dunia seni, namun karena melihat keindahan dari karya seni itu sendiri maka dia termotivasi untuk mempelajari dunia seni dan berusaha untuk membuat karya seni tersebut.

Senin, 28 November 2011

Tugas 2 Ilmu Sosial Dasar

Tugas 2

Dalam kehidupan kita kenal ada tiga karakter dan lingkungan yang dimiliki oleh manusia, yaitu individu, keluarga, dan masyarakat.Berikanlah sebuah pemahaman dari tiga tipe pola kehidupan dan jelaskan pula contoh-contoh dari masing-masing kehidupan tersebut.


Karakter dan lingkungan individu adalah lingkungan yang hanya meliputi individu itu sendiri, yaitu berkisar apa yang ada dipikirannya dan apa yang ia kerjakan, dimana hal tersebut dapat membentuk kepribadiannya.

Contoh : Pada saat seseorang sedang menyendiri terkadang dia mengeluarkan bakat terpendamnya, (menulis dan menciptakan lagu) yang dia keluarkan hanya pada saat dia ada di dalam "dunianya" sendiri.



Karakter dan lingkungan keluarga adalah lingkungan yang mempunyai hubungan antara individu dengan keluarganya yang merupakan lingkungan terdekat dengan individu dimana dia diajarkan norma-norma kehidupan dan etika dalam menjalin hubungan dengan masyarakat. Lingkungan keluarga merupakan salah satu faktor penting yang membentuk kepribadian individu.

Contoh : Seseorang yang dalam lingkungan keluarganya kental dengan ajaran norma-norma dan etika kehidupan maka ia akan menjadi seseorang yang berperilaku sesuai dengan apa yang telah diajarkan dalam keluargannya.

Karakter dan lingkungan masyarakat adalah lingkungan dimana individu menerapkan apa yang telah diajarkan dalam keluarganya dalam menjalin hubungan sosial dengan masayarakat. Lingkungan masyarakat juga merupakan salah satu faktor penting yang membentuk kepribadian individu.

Contoh : Ketika seseorang sedang menjalin hubungan sosialnya, sudah pasti dia akan menjalain komunikasi dan bersosialisasi dengan masyarakt luas serta menerapkan ajaran-ajaran yang diberikan dalam keluarganya. Masyarakat yang menjalin hubungan dengannya merupakan penentu dia berhasil menerapkan ajaran-ajaran yang diberikan dalam keluarganya atau tidak.

Jumat, 25 November 2011

Tugas 1 Ilmu Sosial Dasar

Tugas 1

Pendidikan tinggi diharapkan dapat menghasilkan sarjana-sarjana yang mempunyai seperangkat pengetahuan, diantaranya : kemampuan akademis, kemampuan profesional, dan kemampuan personal. 
Sebutkan ketiga kemampuan tersebut dan jelaskan dengan contoh-contohnya.


Kemampuan akademis
Kemampuan akademis adalah kemampuan dibidang akademik. Maksudnya adalah kemampuan seseorang dalam menguasai suatu pelajaran atau materi. Pada dasarnya kemampuan akademis merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang sejak lahir, maksudnya ada beberapa orang yang memiliki kemampuan akademis yang tinggi. Namun bukan itu saja yang mempengaruhi kemampuan akademis seseorang, faktor lainnya adalah faktor pribadi seseorang. Apabila individu itu merupakan individu yang rajin bukan hal yang mustahil tingkat kemampuan akademis seseorang itu akan meningkat. Contohnya seseorang rajin mencatat pelajaran yang diberikan guru/ dosen dan mempelajarinya dengan sungguh-sunguh, bukan hal yang mustahil kemampuan akademisnya bisa meningkat.

Kemampuan profesional
Kemampuan profesional adalah kemampuan pola sikap seseorang untuk bersikap profesional dalam kehidupan sehari. Maksudnya adalah kemampuan seseorang untuk tidak mencampur adukan masalah pribadi dengan masalah sosialnya. Contohnya si A mempunyai masalah pribadi dengan si B dan membuat hubungan mereka kurang harmonis, sedangkan dalam kehidupan sehari-hari mereka harus berinteraksi dalam satu kelompok. Maka si A akan melupakan sejenak masalahnya dengan si B ketika dia sedang bekerja dalam satu kelompok apabila si A memiliki kemampuan profesional yang baik.

Kemampuan personal
Kemampuan personal adalah kemampuan yang dimiliki seseorang sebagai kelebihan yang belum tentu dimiliki orang lain. Maksudnya adalah kemampuan yang dimiliki seseorang sejak lahir atau karena proses pembelajaran. Contohnya seseorang mempunyai kelemahan di bidang akademik, namun dia mempunyai kelebihan dibidang seni.